ABK ditemukan dalam keadaan gantung diri selanjutnya dievakuasi ke RS.Murjani Sampit untuk ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
SAMPIT, Kabarkalteng.net – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) TB ERINA 1212 ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di atas tongkang TB ERINA 1212, Rabu (07/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Tongkang tersebut saat itu sedang berlabuh di Sungai Mentaya, seberang RM Citra Mentaya, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diketahui berinisial AB (27), laki-laki, ABK TB ERINA 1212.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W, melalui Ps. Kasi Humas IPTU Edi Walujo menyampaikan kronologis kejadian.
Awalnya sekitar pukul 16.00 WIB, Nakhoda Tugboat berinisial Y memerintahkan Juru Mudi berinisial RS untuk memfoto stanchion (tiang penyangga tongkang) yang rencananya akan dilakukan perbaikan dan dilaporkan ke kantor pusat.
“Kemudian RS turun ke tongkang dan melihat di bagian haluan tongkang terdapat korban sudah dalam keadaan tergantung dan sudah meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, RS segera melaporkan kepada Nakhoda maupun ABK lainnya,” kata IPTU Edi Walujo, Jumat (9/10).
Mendapat laporan tersebut, Unit Gakkum Satpolairud bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Kotim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selanjutnya korban dievakuasi bersama PMI dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr. Murjani Sampit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali, pakaian korban, HP Apple iPhone 17 milik korban yang ditemukan berada di dekat korban, dan barang milik korban lainnya untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Fauji/R)





