Home / Peristiwa

Minggu, 13 September 2026 - 02:33 WIB

IKWAH Sampit Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Jamaah Padati Kediaman Ustadz Athaillah

Ribuan jamaah dengan khusu saat mendengarkan ceramah dan jamaah yang hadir padati halaman rumah hingga jalan umum.

Ribuan jamaah dengan khusu saat mendengarkan ceramah dan jamaah yang hadir padati halaman rumah hingga jalan umum.

SAMPIT, Kabarkalteng.net – Ikatan Warga Pamangkih (IKWAH) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (12/9/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan bertema ‘Dengan Karunia dan Rahmatnya, Mari Bergembira’ ini dipusatkan di kediaman Ustadz M.H Athaillah sekaligus TK/TPA As Sulaimaniyyah, Jl. Ir Juanda, Kelurahan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.

Antusiasme warga luar biasa. Sekitar ribuan jamaah laki-laki dan perempuan memadati halaman rumah hingga ke badan jalan.

Acara diawali dengan pembacaan Maulid Nabi dan lantunan sholawat oleh majelis maulid, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama. Tausiyah disampaikan Habib Musthofa Al Haddar dari Martapura, Kalimantan Selatan.

Dalam tausiyahnya, Habib Musthofa mengisahkan kemuliaan dan kesederhanaan hidup Rasulullah SAW.

“Di surga ada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Surga tanpa kehadiran Rasulullah tidak ada artinya. Cinta Nabi kepada kita luar biasa, tidak ada batasnya. Apa pun yang kita korbankan untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, akan dikumpulkan bersama orang-orang yang dicintainya,” ujar Habib Musthofa.

Ia mencontohkan kesederhanaan Rasulullah. Saat ditanya istrinya apakah masih ada harta, Rasulullah menjawab hanya ada uang 6 dirham.

“Apa kata Nabi, ‘Bagikan kepada fakir miskin. Aku tidak mau aku dihisap oleh Allah. Aku lahir tidak membawa harta, aku ingin kembali kepada Allah tidak membawa harta. Aku lahir dalam keadaan bersih, aku ingin kembali kepada Allah pun dalam keadaan bersih.’ Itulah baginda kita Nabi Besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Makanya Nabi itu pantas dijadikan contoh,” jelasnya.

Ketua panitia kegiatan IKWAH, H. Awai, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada guru kita, Al Ustadz Muhammad Athaillah yang sudah berbulan-bulan setiap tahun bersedia menginfakkan tempatnya. Terima kasih juga kepada para habaib, alim ulama, tuan guru, ustadz, ustadzah, relawan yang mengamankan acara, dan para donatur yang membantu baik materi, tenaga, maupun pemikiran. Tanpa bantuan panjenengan semua, acara malam ini tidak akan terselenggara,” ucap H. Awai.

Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan dan pelaksanaan acara. “Kepada ibu-ibu, mohon bersabar untuk pembagian makanan. InsyaAllah semua akan cukup,” tambahnya.

Peringatan Maulid Nabi oleh IKWAH Sampit ini menjadi wujud syukur dan kecintaan warga Pamangkih kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat silaturahmi antar warga. (Fauji)

Ditulis oleh Editor Redaksi

Kabar Kalteng : Berita Terpercaya dan Akurat.

Share :

Baca Juga

Karhutla

Trenggiling Ditemukan Lemah di Tengah Dampak Karhutla di Palangka Raya

Kalteng

Diduga Pelaku Karhutla di Desa Tewang Kadamba Katingan Akhirnya Ditangkap Polisi

Hukum

Terungkap! Pembunuhan Sang Istri di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri

Narkoba

4,3 KG Sabu dan 1.494 Ekstasi Gagal Beridar, 48 Tersangka Ditangkap Polda Kalsel

Daerah

Terdampak Kabut Asap, Polda Kalteng Sediakan Rumah Oksigen Gratis untuk Warga

Tinggalkan Komentar