Kegiatan 2 Hari di Titik Rawan, Sasaran Pengendara Roda 2 dan 4.
SAMPIT, Kabarkalteng.net – Kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Sampit dan sekitarnya diwujudkan dalam aksi nyata. Kodim 1015/Sampit bersama Polres Kotim dan PT. Baratama Putra Perkasa (BPP) menggelar bakti sosial pembagian ribuan masker gratis di Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (8/09/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 7 sampai 8 September 2026. Pembagian masker dilakukan di beberapa titik, di antaranya Jl. Pelita Barat dan Jl. Kapt. Mulyono.
Sasaran utama kegiatan bakti sosial ini adalah masyarakat umum, khususnya pengendara kendaraan roda 2 dan roda 4 yang melintas di jalan raya.
Kuasa Direksi PT. BPP, Jimmy Wang mengatakan, pembagian masker gratis ini bertujuan agar masyarakat dapat meminimalisir dampak negatif dari kabut asap akibat Karhutla yang juga melanda Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya.
“Kami berharap masker yang dibagikan ini bisa membantu melindungi masyarakat dari paparan polusi udara,” ujar Jimmy.
Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P. menyampaikan pembagian masker ini merupakan upaya membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dan menurunnya kualitas udara.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia serta warga yang beraktivitas di luar ruangan, agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas.
“Langkah ini menjadi bagian dari kepedulian TNI-Polri bersama berbagai pihak terhadap masyarakat. Sekaligus upaya bersama dalam menghadapi dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga,” ucap Dandim.
Lebih lanjut Dandim 1015/Sampit menegaskan pihaknya akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan semua pihak. Selain itu juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat di Kotim dapat ditekan seminimal mungkin. (Fauji)





