Home / Daerah / Hukum / Kalteng / Kriminal / Peristiwa

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Terungkap! 17 Adegan Peristiwa Terbunuhnya Tiga Polisi Katingan Penggerebekan Narkoba di Tumbang Kalemei 

Memperagakan rangkaian kejadian yang terbagi dalam 17 adegan di lima tempat kejadian perkara (TKP).

PALANGKA RAYA, Kabarkalteng.net – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rekonstruksi kasus yang terjadi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Senin (31/8/2026) sore.

Rekonstruksi yang berlangsung di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat tersebut menghadirkan delapan tersangka yakni S, I, N, Y, M, B, R dan P dengan memperagakan rangkaian kejadian yang terbagi dalam 17 adegan di lima tempat kejadian perkara (TKP).

Proses reka ulang turut disaksikan pihak kejaksaan dan kuasa hukum para tersangka. Rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan yang telah diperoleh penyidik dengan rangkaian peristiwa serta alat bukti dalam perkara tersebut.

Berdasarkan reka ulang, TKP pertama berada di rumah Ibu Indem yang merupakan orang tua B. Di lokasi tersebut diperagakan enam adegan.

Selanjutnya, TKP kedua berada di depan rumah Ibu Indem. Di titik ini diperagakan tiga adegan terkait pengrusakan mobil petugas kepolisian.

Rekonstruksi kemudian berlanjut ke TKP ketiga yang berada di pinggir sungai seberang pulau. Sebanyak tiga adegan diperagakan, termasuk aksi penembakan menggunakan senapan angin.

Sementara TKP keempat berada di kawasan tumpukan pasir atau ambuhan. Di lokasi tersebut diperagakan tiga adegan terkait pembacokan terhadap Aiptu Yudhie.

Adapun TKP terakhir berada di Batu Teluk Seha dengan dua adegan yang diperagakan para tersangka.

Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan membenarkan bahwa pelaksanaan rekonstruksi tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengurai peristiwa secara lebih rinci.

“Rekonstruksi ini digelar untuk mengurai secara detail rangkaian tragedi tersebut sekaligus memperjelas peran masing-masing dari delapan tersangka dalam peristiwa berdarah di Tumbang Kalemei,” katanya saat dikonfirmasi awak media.

Kabidhumas menerangkan bahwa kasus tersebut bermula ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penindakan terhadap dugaan jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Namun, operasi tersebut berubah menjadi tragedi. Personel kepolisian yang tengah menjalankan tugas mendapat serangan hingga menyebabkan tiga anggota Polri gugur.

“Ketiganya yakni Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra, Bripda Anumerta Nopandri Ramadhana dan Ipda Anumerta Sumariyanto,” tutup Kombes Budi. (Fauji/R)

Ditulis oleh Editor Redaksi

Kabar Kalteng : Berita Terpercaya dan Akurat.

Share :

Baca Juga

Kalteng

ISPA Meluas! Kapolda Kalteng Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas Saat Kualitas Udara Menurun

Daerah

Pisah Sambut! AKBP Rezky Pamit, AKBP I Kadek Dwi Yoga Siap Lanjutkan Program Pelayanan

Daerah

IKSPI Kera Sakti Tumbang Sangai Uji Kenaikan Tingkat Sabuk Biru dan Merah

Kalteng

Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire untuk Penanganan Karhutla

Kalteng

Bhayangkari Bersama Tim Psikolog Berikan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Tinggalkan Komentar