Home / Kalteng

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Polda Kalteng Terima 48 Personel dan Peralatan Baru untuk Perkuat Penanganan Karhutla

PALANGKA RAYA, kabarkalteng.net – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima 48 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satgas Edukasi Karhutla dari Lemdiklat Polri serta bantuan sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kapolri, pada Jumat (28/8/2026), untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha mengatakan, puluhan personel BKO akan disebar ke sejumlah Polres jajaran. Mereka bertugas memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

“Hari ini dari Polda Kalteng ada dua kegiatan. Yang pertama menerima BKO Satgas Edukasi Karhutla dari Lemdiklat Polri. Sejumlah 48 orang ini nantinya akan kita sebar ke Polres-Polres jajaran untuk melaksanakan tugas edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan masalah Karhutla,” ujar Yosi.

Selain personel, Polda Kalteng juga menerima sejumlah peralatan untuk mendukung pencegahan dan penanganan karhutla di lapangan.

Sebagian peralatan telah tiba di Polda Kalteng, sedangkan sisanya masih dalam proses pengiriman dari Mabes Polri dan akan diambil melalui Bandara Tjilik Riwut.

“Alat-alat ini akan kita manfaatkan untuk kegiatan pencegahan Karhutla dan didistribusikan ke Polres-Polres jajaran, sehingga diharapkan upaya pemadaman dan penanganan Karhutla dapat lebih optimal,” katanya.

Yosi menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya bertujuan memadamkan api, tetapi juga mencegah dampaknya meluas ke berbagai sektor, termasuk transportasi udara dan pendidikan.

Menurutnya, kabut asap perlu diantisipasi agar tidak mengganggu operasional Bandara Tjilik Riwut yang menjadi salah satu akses utama transportasi udara di Kalteng.

“Kita tidak menginginkan bandara ini tertutup karena bandara merupakan wajah transportasi kita dengan wilayah luar Kalimantan Tengah. Kalau sampai tertutup, tentunya akan berdampak kurang baik, mengganggu transportasi dan perjalanan masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, Yosi memastikan kondisi Bandara Tjilik Riwut saat ini masih layak untuk penerbangan.

“Kita lihat bersama, kondisi saat ini masih layak untuk penerbangan dan aktivitas di Bandara Tjilik Riwut. Namun tentunya tetap kita upayakan agar jangan sampai kondisi Karhutla menyebabkan bandara terganggu,” ujarnya.

Selain transportasi, Polda Kalteng juga berupaya agar dampak karhutla tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

“Kita tidak ingin masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, harus diliburkan karena adanya Karhutla. Kita harapkan kegiatan pendidikan dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Dengan tambahan personel, peralatan, dan penguatan edukasi, Polda Kalteng berharap pencegahan serta penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.(Red)

Ditulis oleh Redaksi

Kabar Kalteng : Berita Akurat dan Terpercaya.

Share :

Baca Juga

Kalteng

Jaga Kamtibmas! Tongkrongan Remaja di Palangka Raya Target Patroli Polisi

Daerah

Api dari Kebakaran Lahan di Palangka Raya Menyambar Sarang Walet

Hukum

Terungkap! Pembunuhan Sang Istri di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri

Daerah

Dilanda Kabut Asap! Pelajar di Sampit Terganggu dan Tukang Kelotok Pendapatan Anjlok

Kalteng

Diduga Pelaku Karhutla di Desa Tewang Kadamba Katingan Akhirnya Ditangkap Polisi

Tinggalkan Komentar