Home / Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Cegah Konflik! Kodim 1015/Sampit Ajak Ormas dan Masyarakat Jaga Kerukunan di Kotim

Kegiatan yang dilakukan Kodim 1015/Sampit bertujuan untuk menjaga kamtibmas diwilayah Kabupaten Kotawaringin Timur aman.

SAMPIT, Kabarkalteng.net – Kodim 1015/Sampit menggelar kegiatan ‘Pembinaan Komunikasi Pencegahan Konflik Sosial’ di Aula Kemenag Kabupaten Kotawaringin Timur, Jalan Kapten Mulyono, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kerukunan, sehingga stabilitas keamanan di Kabupaten Kotawaringin Timur tetap terjaga.

Pembinaan sekaligus membacakan amanat Asisten Intelijen Kasad ini dipimpin oleh Ketua Tim Sintelad, Letkol Inf Fernando Batubara, didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Chandra Setyawan. Dihadiri Pasi Inteldim 1015/Sampit, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kotim, Polres Kotim, Forkopimda Kabupaten Kotim, PWRI Kotim, DAD Kotim, Gerdayak Kotim, Fordayak Kotim, Batamad Kotim, LKB DPC Sampit, mahasiswa, serta masyarakat dan tamu undangan.

Dandim Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menegaskan pentingnya sinergi seluruh stakeholder dan masyarakat dalam mencegah konflik sosial.

“Dengan kegiatan pembinaan komunikasi dalam mencegah konflik sosial ini, kita bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas masyarakat. Kotim pernah punya sejarah tidak baik terkait konflik sosial. Ini menjadi refresh dan pengingat bagi kita agar Kotawaringin Timur khususnya Sampit selalu aman dan kondusif. Persatuan dan kesatuan paling utama,” kata Dandim.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik sosial tidak memberikan keuntungan dan dampak positif bagi masyarakat.

“Kita jaga dan kita pertahankan. Alhamdulillah kurang lebih 26 tahun ini Kotim masih kondusif dalam mencegah konflik sosial. Khususnya di wilayah Sampit agar selalu aman, nyaman, dan setiap aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik tanpa kendala,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Sintelad Letkol Inf Fernando Batubara membacakan Surat Perintah terkait penanganan konflik sosial oleh TNI.

Ia menyampaikan, kejadian terorisme, kerusuhan, hingga konflik sosial merupakan pengalaman buruk yang mengganggu stabilitas keamanan nasional. Ditambah transisi demokrasi dan keterbukaan dunia yang mempercepat dinamika sosial, termasuk potensi intervensi asing, membuat Indonesia termasuk negara yang rawan konflik, baik vertikal maupun horizontal.

“Konflik terbukti mengakibatkan hilangnya rasa aman, timbulnya rasa takut, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, korban jiwa, hingga trauma psikologis seperti rasa benci dan antipati. Semua itu menghambat terwujudnya kesejahteraan umum,” ujarnya.

Meski Forkopimda selama ini cepat dalam menangani konflik agar tidak meluas, potensi konflik sosial di masyarakat masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Oleh karena itu upaya pencegahan merupakan langkah strategis yang harus dilakukan agar konflik tidak meluas dan stabilitas keamanan tetap kondusif,” tambahnya.

Letkol Fernando mengajak seluruh komponen bangsa bekerja sama menjaga persatuan. Masyarakat juga diminta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang jika melihat potensi konflik di lingkungannya agar dapat dilakukan tindakan preventif.

“Manfaatkan kegiatan ini sebagai tempat mendiskusikan solusi terhadap persoalan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur,” katanya.

Ketua VI Pertahanan Gerdayak Indonesia Kotim, Gunawan, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini menjadi penjaga keamanan dan kondusifnya wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur yang kita cintai,” ucapnya.

Usai kegiatan, suasana keakraban terlihat antara TNI, Polri, Forkopimda, ormas, dan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen bersama organisasi di Kotim untuk terus menjaga kamtibmas agar Kabupaten Kotawaringin Timur tetap kondusif. (Fauji)

Ditulis oleh Editor Redaksi

Kabar Kalteng : Berita Terpercaya dan Akurat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemarau Panjang dan Asap Karhutla Selimut Kotim, Sampit Akhirnya Diguyur Hujan

Daerah

Pria di Sampit Diringkus Polisi Usai Dilaporkan Masyarakat Diduga Pengedar Sabu

Daerah

Pria 26 Tahun Ditangkap Polisi, Diduga Simpan 38 Paket Sabu di Barak Pahandut

Daerah

Gagal Edarkan Sabu di Palangka Raya, Diduga Pelaku Akhirnya Diamankan Polisi

Daerah

Kotim Dikepung Kabut Asap Karhutla! Jarak Pandang Menipis hingga Mengganggu Aktivitas Warga

Tinggalkan Komentar