Korban saat ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di tongkang BG Santan 2512 yang berlabuh di Baamang.
SAMPIT, Kabarkalteng.net – Penemuan mayat dalam keadaan gantung diri menggegerkan kru kapal tongkang di Sampit. Seorang Second Officer berinisial AB ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di tongkang BG Santan 2512 yang berlabuh di Baamang, Sampit, Rabu (07/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi tersebut tertuang dalam Berita Acara yang disampaikan Nahkoda Kapal, Yandriadi. Berikut kronologi singkat kejadian berdasarkan keterangan kapten.
Pada pagi hari, Second Officer diketahui masih melakukan live di aplikasi TikTok.
Siang harinya, salah satu kru mencari Second Officer untuk mengajak sarapan, namun tidak menemukannya. Kru tersebut mengira korban turun ke darat untuk belanja.
Sore harinya, ada instruksi dari OS Supervisor untuk melakukan pengecekan stanchion di tongkang. Saat AB pergi ke tongkang, ia menemukan Second Officer sudah dalam keadaan tergantung di bagian haluan tongkang.
Peristiwa tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara untuk diketahui bersama dan dipergunakan sebagaimana mestinya.
“Demikian berita acara ini kami buat dengan sebenar-benarnya,” tulis Yandriadi sebagai Nahkoda Kapal dalam laporan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif pasti yang menyebabkan korban nekat mengakhiri hidupnya. Kasus ini masih dalam penanganan pihak terkait. (Fauji/R)





